Metode Analityc Hierarchy Process Dan Promethee Untuk Merekomendasikan Pemilihan Perguruan Tinggi Cirebon
Kata Kunci:
AHP, promethee, siswa, kampusAbstrak
Dalam penentuan perguruan tinggi Cirebon di SMAN 1 Lemahabang. Proses pemilihannya dilakukan dengan cara melakukan perbandingan alternatif di setiap perguruan tinggi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan. Banyaknya kriteria yang harus dinilai pada setiap perguruan tinggi membuat tim penyeleksi kesulitan. Selanjutnya tidak sedikit masalah muncul akibat penilaian yang sering berubah-ubah. Penggabungan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (Promethee) dilakukan karena kedua metode ini mampu menyelesaikan masalah dengan banyak kriteria. Kriteria yang digunakan adalah data penilaian dari guru bimbingan dan konseling di perguruan tinggi, yaitu akreditasi kampus, jumlah dosen, biaya kuliah, jurusan dan fasilitas kampus tersebut. Hasilnya adalah IAIN Syekh Nurjati dapat direkomendasikan Perguruan Tinggi di Cirebon untuk siswa melanjutkan pendidikannya, dikarenakan berbeda dengan PT lainnya dan memiliki nilai 0,263; Universitas Swadaya Gunung Djati (Unswagati) direkomendasikan perguruan tinggi swasta (PTS) di Cirebon sebagai pilihan siswa dalam melanjutkan ke perguruan tinggi bidang pendidikan dengan nilai 0,184; dan STIKOM Poltek Cirebon direkomendasikan PTS di Cirebon sebagai pilihan siswa dalam melanjutkan ke perguruan tinggi bidang kampus berbasis teknologi informasi dengan nilai 0,080 lebih besar dibandingkan dengan yang lainnya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Yuhano, Nurokman

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
