SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGELOMPOKAN DAERAH RAWAN BANJIR DENGAN METODE K-MEANS DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN INDRAMAYU
Kata Kunci:
K-Means, perangkat lunak, daerah rawan banjir, BPBDAbstrak
Kabupaten Indramayu merupakan salah satu daerah yang rawan bencana bahkan dikatakan masuk kedalam daerah rawan bencana banjir. Mengingat begitu besarnya dampak banjir terhadap kelangsungan hidup masyarakat sekitar, bahkan terkadang memakan korban jiwa maka diperlukan adanya pengelompokan daerah rawan banjir untuk menentukan zona rawan banjir. Dalam melakukan proses pengelompokan tersebut maka perlu di bentuk suatu sistem pendukung keputusan guna menyelesaikan masalah yang ada yaitu menggunakan K-Means sebagai metode pengambilan keputusan.
Penelitian yang menggunakan metode K-Means dalam sistem pendukung keputusan ini menghasilkan sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan pengelompokan daerah rawan banjir yang bisa digunakan pada Badan Penanggulangan Daerah (BPBD). Kriteria yang digunakan pada sistem pendukung keputusan pengelompokan daerah rawan banjir ini adalah : data curah hujan, jenis wilayah, jumlah pintu air, suhu udara dan resapan air dari suatu desa.
Hasil penelitian ini adalah menghasilkan proses pelaporan daerah yang terkena banjir menjadi lebih cepat dan tepat. dan output dari aplikasi tersebut dapat membantu pengambil keputusan dalam memilih alternatif pengelompokan daerah rawan banjir.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 stikom stikom

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

